
“Fondasi baru yang saya maksud adalah pertobatan nasional, pengakuan bahwa negara ini telah salah diurus dan karenanya setiap saat kita dihadapkan pada berbagai persoalan. Jika tidak ada pertobatan nasional, maka rencana negara ini menuju kebangkitan salah-salah justru akan menuju kebangkrutan,” urai Dosen FISIP Unpad, Prof. Dede Mariana, M.Si., saat tampil sebagai pembicara dalam Launching Buku “Mencari Indonesia: Meninjau Masa Lalu Menatap Masa Depan (Sebuah Tinjauan Kultural)” dan diskusi bertemakan “Mencegah Bangkrutnya Indonesia (Membangun Mentalitas dan Kepemimpinan Bangsa), di Ruang Serba Guna Lt. 4 Gedung Rektorat baru Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Kamis (30/06).
Dalam diskusi ini, Oky Syeiful Rahmadsyah Harahap, S.Sos., M.H., Drs. Budi Radjab, M.Si salah satu penulis buku “Mencari Indonesia”, dan Prof. Dede Mariana, M.Si Dosen FISIP Unpad, didaulat sebagai pembicara dengan dimoderatori oleh Pandu Igbal, mahasiswa Ilmu Pemerintahan angkatan 2009 FISIP Unpad. Buku “Mencari Indonesia” merupakan kumpulan tulisan dan wawancara, dan kegiatan diskusi buku tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengabdian Masyarakat Demokratis (LPPMD) Unpad.
Hasrat Indonesia menjadi negara demokratis ternyata sangat berliku, terutama tingginya ongkos demokrasi karena partai politik hanya menjadi mesin kekuasaan. Politisi seharusnya mengerti betul peran, tugas dan fungsinya, demikian juga peran dan fungsi birokrasi yang harus dipahami oleh para birokrat, sebab teori, konsep, gagasan tentang demokrasi dan pembangunan sudah jelas dan nyata ada, namun dalam konteks Indonesia, selalu saja di tingkat implementasi mengalami distorsi. Continue reading →