Menaklukkan Lapangan Pekerjaan

Menaklukkan Lapangan Pekerjaan

Ketatnya persaingan membuat pencari kerja harus mampu mencari hal-hal
baru dengan mengubah metodemetode pencarian kerja di masa lampau,
sehingga berhasil di dalam pasaran kerja yang kompetetif di era sekarang. Apapun alasannya, mereka – para pencari kerja harus mampu menghadapi beragam kebenaran yang terbuka di seputar persaingan yang terjadi termasuk pula yang berhubungan dengan para pengguna tenaga
kerja – pihak perusahaan. Dunia bisnis yang kian melesat dengan
kemajuan-kemajuannya telah mampu merubah system ketenaga kerjaan yang ada selama ini. Baik dari segi cara perekrutan sampai cara memandang si calon karyawannya. Jika Anda sebagai pencari kerja yang berkeinginan memperoleh kedudukan yang lebih bagus dalam pasaran
kerja saat ini, otomatis harus menyesuaikan dengan perubahan bisnis yang terjadi.

Penerbit: Arya Pustaka
Penulis: Fitri R. Ghozally

Harga: Rp. 35,000

Solusi Mengatasi Konflik Islam – Kristen

Solusi Mengatasi Konflik Islam – Kristen

Buku ini ditulis dengan bahasa yang sederhana, singkat dan padat. Sangat mudah dipahami. Menjawab sekaligus memberi solusi terhadap konflik umat beragama: Islam dan Kristen. Mengajak umat Kristen dan Islam untuk saling mengasihi dan menghargai satu dengan lainnya, serta hidup berdampingan dengan persaudaraan yang dalam. Siapa saja yang rindu persatuan dan persahabatan Islam – Kristen, buku ini layak menjadi referensi pokok Anda. Sangat menarik!

Penulis: Pdt. Achmad Welson
Penerbit: Borobudur Indonesia Publishing

Harga: Rp. 20,000

Jaman Penjor

Jaman Penjor

80 Kisah Inspiratif & Mencerahkan

“Kisah-kisah GusHar ini bukan cuma inspirasi tetapi juga artefak. Jejak kearifan dan jejak sejarah berkumpul menjadi satu. Asyik!”
–Prie GS,
Budayawan, pembicara “refleksi” di Smart FM Network & Motivatalk SunTV

GusHar Wegig Pramudito
Salah Satu Penulis Esai Terbaik Dalam Buku HARUS BISA! Seni Memimpin Ala SBY

“Tidak semua orang mampu belajar hidup dari kehidupan yang panjang dan penuh tantangan. Hidup bagaikan sebuah buku yang bisa dibaca maknanya, tapi tidak semua kita bisa menguraikannya. Buku ini bila dicermati sarat dengan pesan moral. Hal itu dikemas dengan cara mengurai makna hidup yang kadang lepas dari perhatian kita tapi oleh penulis disajikan secra sederhana, dalam, inspiratif, manusiawi, dan nakal. Anda akan beberapa kali terkejut ketika membacanya.”
–Pandu Bestari,
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat 1

“Sebuah refleksi yang cukup cerdas menangkap sisi-sisi terang dan gelap perjalanan sosial budaya negeri.”Jaman Penjor” menjadi sebiuah proses pengenalan dan pencarian yang sarat dengan olahan rasa dan pikir ….”
–Handoko F. Zainsam,
Penyair dan Kritikus Sastra dan Budaya

Penulis: GusHar Wegig Pramudito
Penerbit: Leutika

Harga: Rp. 48,000

Berhala Itu Bernama Budaya Pop

Berhala Itu Bernama Budaya Pop

Seri Sisi Lain
Ridho”Bukan”Rhoma

Berhala Itu Bernama Budaya Pop

Kata Pengantar: Eko Prasetyo

Di zaman globalisasi dan gombalisasi ini, manusia modern semakin tidak bebas bergerak. Mereka sudah mulai tergantung, lebih tepatnya kecanduan, dengan produk-produk modern yang sebenarnya buatan mereka sendiri. Sebut saja tivi, HP, game, alat-alat kosmetik (khusus para ladies), butik-butik kecantikan, internet, dan sederet produk lainnya. Peran media sangat penting dalam hal ini untuk menciptakan image pasar.

Itulah yang disebut budaya pop. Buadaya yang kini telah berubah wujud menjadi berhala yang disembah-sembah. Berhala itu kini bukan ditakuti, tapi justru disenangi dan digandrungi menjadi pujaan hati. Buku ini dilengkapi juga gambar-gambar kartun yang lucu dan gokil. Dipersembahkan buat yang suka memlototi tivi. Buat yang suka mencet-mencet HP. Buat yang gandrung ngegame. Buat yang suka nongkrong di Mall and Cafe. Buat yang suka bergaya ama fesyen. Buat yang suka bersolek ama alat-alat kosmetik. Buat netters (pecandu internet), serta mereka yang doyan googling dan yang dah jadi Jemaat Al-Fesbukiyah.

Buku ini menarik untuk tidak sekedar dibaca, tapi menjadi renungan. Sebuah renungan yang akan membangunkan kita bahwa ‘nalar dan kesadaran’ kritis memang tak mudah ditidurkan begitu saja. Ridho memancing untuk mengusut keyyakina kita. Nyatanya hidup dalam budaya pop tak sekadar disiasati tapi juga butuh perlawanan tangguh. Ia menjadi salah satu sosok muda yang berusaha untuk membaca dengan ‘tafsir baru’ atas budaya pop. Eko Prasetyo (Penulis Buku Serial Dilarang Miskin)

Penulis: Ridho”Bukan”Rhoma
Penerbit: Leutika

Harga: Rp. 27,500