Sebagai sebuah langkah pemantapan atau penguatan sistem demokrasi, maka bagi negara yang belum akrab dengan sistem demokrasi seperti Indonesia, konsolidasi demokrasi tentu akan melewati beberapa langkah eksperimentasi atau uji coba seperti uji coba infra struktur demokrasi, perumusan perangkat hukum untuk mengawal jalannya sistem demokrasi, serta uji coba penerapan sistem demokrasi. Eksperimentasi itu diarahkan untuk membangun budaya demokrasi dalam konsolidasi demokrasi. Dengan demikian, sebenarnya prasyarat penguatan atau peneguhan demokrasi melalui konsolidasi memang tidak hanya berpijak pada sistem demokrasi prosedural belaka, melainkan yang lebih utama adalah menyangkut substansi demokrasi yakni kultur demokrasi itu sendiri.
Di dalam buku ini penulis memaparkan bahwa sepanjang sejarah ketatanegaraan Indonesia, proses menuju konsolidasi sistem demokrasi selalu diupayakan oleh setiap penyelengara negara. Namun demikian, sangat disayangkan proses tersebut belum mampu dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut berarti bahwa konsolidas sistem demokrasi masih terus berjalan.
Buku ini dapat dipergunakan sebagi bahan bagi para mahasiswa atau siapapun yang bermaksud mempelajari, memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip ketatanegaraan Indonesia dalam rangka menuju konsolidasi sistem demokrasi.
Isi buku ini, antara lain:
1. Sejarah Ketatanegaraan Indonesia
2. Sistem Pemerintaan Negara, Bentuk Negara dan Bangunan Negara
3. Kembaga Perwakilan Rakya Indonesia
4. Supra Struktur Politik dan Infra Struktur Politik
5. Pemilihan Umum dan Partai Politik
6. Pemerintahan Lokal
7. Kewarganegaraan
8. Hak-Hak Asasi Manusia
Penulis: B. Hestu Cipto Handoyo
Penerbit: Universitas Atmajaya
Harga: Rp. 79,000







