Sastra
Selamat Tinggal, Ca ...
“Dunia remaja identik dengan persahabatan dan cinta. Onet berhasil menyuguhkan keduanya dengan bahasa yang ringan, lucu dan tidak klise. Ketika membacanya, kamu akan merasa menjadi salah satu tokoh novel ini, karena karakter kamu ada di dalamnya. Coba saja!”
–Eddy Siswanto,
Penyiar, Penikmat Sastra dan Penggiat Teater.
“Di Harian ANALISA-Medan, ada sejumlah pengarang yang cerpennya menurut saya amat menggigit, gaya berceritanya menggelitik, dan ending-nya terkadang bisa amat mengejutkan. Salah satunya adalah Rizlan. Saya percaya, kalau dia terus belajar, berkarya mengasah penanya, kelak bakal bertambah satu lagi pengarang besar!”
–Kwa Tjen Siung,
Redaktur Pengasuh Rubrik Taman Remaja & Pelajar di Harian ANALISA-Medan.
"Kita sering tak tahu kenapa rasa cinta itu tiba-tiba datang menggoda. Padahal sebelumnya tak pernah ada, meski kita sudah sering bertemu dengannya. Dalam novel ini, Onet menyajikan cerita tentang tokoh Bono yang tiba-tiba baru menyadari tertarik dan jatuh cinta pada Sarah, adik sahabatnya Bawon. Cerita yang mengasyikkan untuk dibaca."
--Anita Kencanawati,
Redaktur Harian Global Medan.
Trilogi Bono & Bawon
Penulis: Onet Adithia Rizlan
Penerbit: Leutika
Sedara Cinta
Sebuah Novel Tentang Cinta Terlarang
“Kisah cinta penuh energi, sarat emosi dan pemikiran.”
–Abidah El Khalieqy,
Penulis Novel Perempuan Berkalung Sorban.
“Novel yang penting untuk dibaca: menguraikan dengan syahdu dan mendebarkan momen transformasi cinta romantik menuju cint platonik.”
–Nuruddin Asyhadie,
Penulis, penyair, komentator sastra dan dramawan.
"Di balik jalinan cinta terlarang ini, pengarang mengusik Anda sejak awal untuk bertanya kepada cinta yang sedang menghinggapi. Mau apa dengan hidup Anda, dan bisa apa dengan pasangan Anda sekarang dan masa datang? Jangan sampai pernah terlamabat menjawab."
--Masayu Diah,
Cerpenis.
"Kisah yang berliku-liku tentang konflik 'cinta terlarang'. Ada dalam realitas sehari-hari. Dibungkus dengan gaya yang apik. Membuatku selalu meneruskan membacanya hingga tuntas." --Ridho Al-Hamdi,
Penulis buku dan penikmat sastra.
Penulis: Hermes Dione
Penerbit: Leutika
Menembus Koran
Cara Jitu Menulis Artikel Layak Jual
“Saya menyambut baik hadirnya buku karya Bramma Aji Putra ini. Karena hemat saya, menulis merupakan usaha untuk mencerdaskan masyarakat luas. Kegiatan menulis menuntut kebiasaan untuk terus membaca tiada henti. Karena itu, harapan saya, buku karya penulis muda berbakat asal Yogyakarta ini mudah-mudahan dapat memberikan perncerahan bagi siapa saja yang ingin menulis.”
–Drs. Octo Lampito, M.Pd,
Pemimpin Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat.
"Menjadi penulis di media massa adalah sesuatu kebanggaan yang tak ternilai harganya. Karena dengan menulis, seseorang mampu mengaktualisasikan ide-ide cemerlang untuk masyarakat luas. Buku karya Bramma Aji Putra ini, boleh jadi pintu pembuka untuk mewujudkan agenda luhur tadi. Ingat saat kita belajar naik sepeda, pun halnya dalam menulis. Selamat membaca buku ini."
--Hamdan Daulay,
Kandidat Doktor Ilmu Politik UGM, Dosen Pengantar Ilmu Politik dan Penulisan Artikel Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.
"Ingin bisa menulis untuk membuka wawasan plus tambah uang saku? Manfaatkanlah rubrik yang tersedia di media masssa. Buku Menembus Koran (Cara Jitu Menulis Artikel Layak Jual) ini banyak mengupas berbagai trik tulis menulis artikel maupun rubrik yang ada di media massa. Lewat buku ini, insya Allah pengetahuan dan ketrampilan untuk menembus media massa akan semakin bertambah. Cocok tidak hanya bagi para pemula, bahkan bagi yang sudah berpengalaman sekalipun."
--Nadhiroh, S.Sos. I,
Wartawan Harian Solo Pos.
Penulis: Bramma Aji Putra
Penerbit: Leutika
Kumpulan Dongeng Anak Seluruh Dunia
16 Cerita dari Timur dan Barat
Di setiap penjuru dunia mempunyai dongeng-dongeng yang menarik. Semua dongeng itu memiliki pesan moral yang sangat bagus, seperti tidak boleh sombong, berbaik hati dengan sesama, sampai mengabdi kepada orang tua.Selain memuat dongeng-dongeng lokal, buku ini juga berisi dongeng-dongeng dari negara Timur dan Barat yang semuanya memiliki kisah-kisah luar biasa. Dongeng-dongeng menarik yang dapat teman baca dalam buku ini antara lain:
- Legenda Ular n’Daung (Bengkulu)
- Si Rusa dan Kumolang (Maluku)
- Empat Boneka (Burma)
- Wali Dad (India dan Pakistan)
- Kodok Pergi ke Surga (Angola)
- Mwindo (Afrika)
- Satu Lusin Roti (Belanda)
- Jutawan Kikir (Budha)
- Master Man (Nigeria)
Selamat membaca dan menikmati kisah-kisah menarik dalam buku ini. Temukan dan praktikkan hikmah dari setiap dongeng yang ada di buku ini.
Penulis: Tim Familia
Penerbit: Familia
Selir
Inilah berbagai kisah sepanjang zaman yang bukan saja mengharukan tapi juga mencengangkan tentang suka-duka para wanita penghuni harem para kaisar Cina. Di tengah kemewahan keraton yang mereka nikmati, para wanita cantik “terpilih” itu sebenarnya merupakan pribadi-pribadi malang yang terpenjara dibalik dinding dan tembok kota terlarang.
Rivalitas untuk mendapat perhatian kaisar di kalangan mereka sendiri, sikap permusuhan permaisuri yang merasa harus berbagi cinta dengan mereka, dan intrik yang terkait perebutan pengaruh politik di dalam istana merupakan makanan mereka setiap hari. Tak jarang mereka, seperti yang dialami salah satu selir Daoguang pada masa Dinasti Qing, harus kehilangan nyawa lantaran hasratnya tak dilayani sang kaisar, di samping adanya perilaku seksual kaisar yang sedikit menyimpang.
Kaisar sendiri yang punya julukan Putera Langit (Tianzi) sebenarnya tak lebih dari orang kesepian yang tugas utamanya di kamar tidur menghasilkan keturunan yang baik demi menjamin kelangsungan eksistensi dinasti. Untuk tugas yang satu ini sepanjang hidupnya ia harus melayani secara seksual satu permaisuri, tiga selir utama, sembilan gundik, 27 selir dan 81 dayang-dayang. Tugas baginda tidak lagi menikmati malam-malam romantis beserta wanita-wanita rupawan itu, tetapi sudah merupakan beban, karena hubungan badan pun telah diatur oleh tata-cara istana yang sangat kaku.
Menariknya, cerita-cerita tentang hubungan antara kaisar, permaisuri, gundik dan dayang-dayang itu dan hubungan di kalangan para perempuan istana itus sendiri dikisahkan dengan gaya bercerita yang hidup.
Penulis: Pangesti A.B
Penerbit: Creativ Media





