Asmara Asmaraku
Asmara Asmaraku
Aku adalah bagian dari mahasiswa marginal di Institut Teknologi Bandung, tempat aku kuliah. Walaupun tidak seberuntung teman-teman lainnya, aku terus berusaha tetap kuliah agar bisa lulus menjadi sarjana. Himpitan ekonomi yang begitu kuat menerpaku membuatku tetap tegar dan semakin yakin untuk bisa menyelesaikan kuliah di institut ternama ini.
Cerita dimulai ketika Bapakku gagal terpilih menjadi kepada desa pada tahun 1993, sementara akau harus kuliah ke perguruan tinggi setelah berhasil menembus gerbang UMPTN. Aku mengalami permasalahan keuangan yang luar biasa, hingga akhirnya terdampar dalam komunitas mahasiswa Asrama B Charade setelah melalui liku-liku perjuangan.
Sistem dan aturan asrama yang berbeda dengan kos-kosan menuntut adaptasi khusus bagi para penghuni baru yang tinggal di Asrama B Charade, sebab jika tidak diterima oleh semua komunitas maka penghuni baru akan diusir dari asrama. Status kepenghunian dari grade paling rendah sampai paling tinggi menjadi bagian yang menarik untuk disimak dalam novel ini. Termasuk lelang kamar para penghuni dengan status Penghuni Tetap Asrama.
Pertandingan scrabble yang telah dilaksanakan di Asrama B Charade dengan mengundang 10 asrama puteri di Bandung, ternyata menyisakan permasalahan yang tidak kunjung selesai. Aku, Irwan, Wang, Imron dan Syahril menaksir wanita yang sama dari Asrama Puteri Bumi Rengganis Unpad bernama Shanti. Untuk mendinginkan suasana, kami berlima sepakat untuk membuat surat cinta yang ditujukan ke Shanti, pemenangnya adalah yang diperbolehkan untuk melakukan pendekatan ke Shanti. Sayangnya aku bukan pemenangnya, akan tetapi karena surat yang dibuat Awang berdasarkan isu yang berkembang ditujukan ke Dini maka aku bebas melakukan pendekatan ke Shanti, walaupun hasilnya sama saja, ditolak.
Penulis: Sudyus Barbassy
Penerbit: Bintang Perdana Publisher





