Sastra

Pages: 1 2 3

Misteri Cinta, Syair Kentzy

Misteri Cinta, Syair Kentzy

Kumpulan syair/puisi

Lenny Marlina
Nk.inc
Edisi pertama 2011

Penerbit: Tauris Advertising

Rp. 22,000.00Price:
Loading Updating cart...

Cinta Monyet Never Forget

Cinta monyet, cinta masa ABG atau cinta pertama, memang sulit dilupakan. Walau tak banyak yang bersatu sebagai bentuk ikatan suci pernikahan, cinta monyet menjadikan sebuah kenangan tersendiri.

Mengingat masa lalu bisa menjadi ‘kaca’ untuk berbenah, benarkah cinta yang hadir tanpa diundang itu menjadikan diri lebih baik atau sebaliknya. Cinta terkadang membuat orang ‘lupa’, tanpa malu mengekspresikannya di depan umum. Padahal, cinta perlu dibungkus oleh aturan Ilahi.

Berbicara tentang cinta memang tak akan pernah habis. Cinta selalu membuat orang menjadi lebih semangat dan bahagia. Namun, cinta yang salah dapat berakhir pada sebuah tragedi berdarah. Nah, bagaimana teman-teman menyikapi cinta yang datang? Temui di buku ini. Ada 18 kontributor yang mengulas cinta pertama atau cinta monyet mereka. Ada yang berakhir ke pelaminan dan ada juga yang berlalu begitu saja seperti angin berembus.

Buku ini dipersembahkan untuk:
Para ABG yang sedang jatuh cinta. Percayalah, buku ini akan membimbing kalian dalam menyikapi cinta yang kalian miliki.

Para orangtua/calon orangtua. Percayalah, buku ini akan membimbing Anda untuk mengetahui perilaku ABG Anda sehingga Anda mampu mengarahkan mereka menemukan cinta yang hakiki.

Penulis: Bayu Insani
Penerbit: Leutika

Rp. 40,000.00Price:
Loading Updating cart...

Republik Sinetron

Buat yang Anti Sinetron, buat yang Cinta Mati Sinetron

Seseorang rela mengorbankan sebagian waktunya hanya untuk menonton sebuah acara yang ditayangkan dibenda kotak bergambar dan bersuara alias TV. Acara tersebut menjadi kegemaran hampir sebagian ibu ibu rumah tangga dan remaja perempuan. Acara tersebut bernama Sinema eletronik atau Sinetron.

Fenomena keberadaan sinetron yang menjamur di Indonesia sebenarnya cukup lama. Sebelum berbagai TV swasta direpublik ini didirikan, sinetron sudah menjadi tayangan yang memiliki tempat istimewa dihati pemirsanya. Hanya saja saat itu kemasan ceritanya tidak selebai sekarang. Saat ini sebagian besar cerita sinetron kurang logis dan jalan ceritanya berputar putar.

Selama ini kita cenderung tidak menyadari dampak negatif yang ditimbulkan dari tayangan sinetron. Kita hanya menjadi penonton yang pasif menerima dan tidak kritis terhadap isi ceritanya. Padahal, isinya banyak yang menyesatkan dan tidak mendidik. Maka dari itu, penulis menyajikan buku ini agar para pembaca khususnya, dan masyarakat pada umumnya, berani selektid dalam menonton tayangan TV.

Penulis: Abdul Azis Saifudin
Penerbit: Leutika

Rp. 28,000.00Price:
Loading Updating cart...

Ngekos Yuk !!!

Panduan wajib muslimah koser

Ada dua sisi yang saling bertolak belakang dalam hidup ini. Ngekost, bisa menjadi satu kesedihan buat kita (sebab jauh dari orang tua), tapi juga bisa menjadi suatu pembelajaran untuk hidup mandiri. Ngekos Yuk?? Hadir bagi kamu semua para koser.
Buku ini bisa penawar kesedihanmu akibat jauh dari orang tua. Atau buat kamu yang lagi dalam masa-masa pencarian kos, buku ini menjadi panduan dalam memilih kos yang layak. Selain itu, banyak juga tips mengatasi masalah keuangan, cara berbisnis ala anak kos, tips mempercantik penataan kamar, cara berinteraksi dengan tetangga kos, dan fenomea dibalik ketidakbetahan anak kos.

Additional DescriptionMore Details

Eits, nggak cuma itu! Kamu juga bakal ketawa geli atau menangis haru saat membaca pengalaman-pengalaman menarik seputar lingkungan kos seperti, Misteri Cucian Lima Hari, Di Balik Kambuhnya Asma, atau Tidur Bareng Mahluk Berlidah Panjang.
Kayak supermarket, buku ini komplit membahas 'all about kos. Sst, buku ini nggak wajib cuma untuk muslimah koser loh! Yang muslimin juga wajib baca.

Penulis: Amanda Ratih Pratiwi
Penerbit: Easymedia


Rp. 32,000.00Price:
Loading Updating cart...

DD, Elegi Seorang penyanyi Dangdut

Novel ini menjadi frame kehidupan pedangdut pinggiran yang sarat dengan problematika. Pertautan antara popularitas, keluarga, dan uang sangat kental.
Setting novel yang ada di Banyuwangi, semakin memperjelas bagaimana kesungguhan penulis untuk mengangkat kehidupan masyarakat sekitar: Nobel ini mempunyai tiga fase penceritaan; yakni, terjerumus popularitas, kembali kepada keluarga, dan menyendiri. Pada fase terakhir inilah, pembaca akan menemukan bermacam pemaknaan dari kehidupan Prisyla. Bahwasannya, memahami pedangdut tidak bisa hanya dari saru sisi erotisme belaka.

Penulis: Ronierays
Penerbit: SAMANTY

Rp. 35,000.00Price:
Loading Updating cart...
Pages: 1 2 3