Sebuah pergulatan orang dalam
Dalam buku ini diperlihatkan bahwa kekristenan itu sebetulnya memiliki kekeyaan soteriologi: soteriologi logosentris, soteriologi nomosentris, soteriologi logosentris, steriologi biosentris, dan soteriologi salib atau soteriologi krusis yang berpusat pada azab kesengsaraan dan kematian Yesus di kayu salib.
Soteriologis salib, atau disebut juga soteriologi nekrosentris atau soteriologi doloris, hanyalah salah satu dari sekian banyak soteriologi lainnya, dan sayangnya juga merupakan suatu soteriologi yang terburuk yang patut dilepaskan dari kesadaran semua orang kristen.
Melepaskan soteriologi salib tidak lantas membuat seseorang kehilangan kekristenannya, malah akan makin mendekatkan dirinya pada Yesus dari Nazaret, pada ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan Yesus dalam kehidupannya, pada Allah yang dia percayai yang dipanggilnya “Abba”, dan pada sesama yang dicintainya, pada kehidupan, dan, lebih istimewa lagi, akan makin mendekatkan dirinya kepada dirinya sendiri yang kini dilihatnya berpotensi untuk menyelamatkan dirinya sendiri melalui perbuatan-perbuatannya.
Penulis: Ioanes Rakhmat
Penerbit: Borobudur
Harga: Rp. 35,000







