Bila sampai detik ini, saudara masih beranggapan menjadi aktivis akan menghambat karir akademik anda, maka segeralah ‘bertaubat’ dari anggapan tersebut. Sebab siapa saja yang hidup di lingkup aktivis, tak lain adalah generasi muda penuh tekad, peka terhadap lingkungan, sekaligus kritis dengan segala hal. Prinsip semacam ini, tidak dimiliki oleh mahasiswa ‘cengeng’ yang cenderung menjauhi ranah aktivis, dan lebih memilih konsen di dunia akademik. Alasan mereka, “Aku tak mau kuliahku terganggu!”
Ah, tak tahu darimana mereka mendapatkan alasan tersebut!?
Dewasa ini, menjadi aktivis bukan berarti menjadi mahasiswa yang bobrok di ranah akademis. Hancurkanlah paradigma semacam itu. Sebab Miftahul Huda, mencoba menggagas kenyataan, bahwa di ranah ini keseimbangan bisa ditempuh. Tentu dengan mengabaikan arti konsekuensi yang biasa dikoar-koarkan.
Tips:
Meraih sukses di bidang akademik, organisasi sekaligus membuka sukses masa depan!
Penulis: Miftchul Huda
Penerbit: Leutika
Harga: Rp. 32,000







